Ditengah krisis yang menerpa perekonomian Indonesia belakangan ini, Toyota Astra Motor masih berupaya untuk tetap mempertahankan harga mobil Toyota agar tidak naik. Gejolak inflasi yang dipicu oleh turunnya nilai tukar mata uang RI terhadap US Dolar memang telah membuat beberapa produsen otomotif serentak menaikan harga jual unit kendaraan mereka demi menghindari defisit pengeluaran atas belanja produksi.

Dampak dari depresiasi kurs rupiah tersebut juga diikuti dengan kenaikan BI rate serta biaya masuk impor untuk kendaraan bermotor yang didatangkan secara utuh atau CBU ditambah rencana pemerintah untuk menaikan pajak penjualan barang mewah hingga 150 persen.Selain itu, unit mobil yang dirakit didalam negeri secara CKD juga mengalami imbasnya karena sebagain komponen utama untuk perakitan ternyata masih harus didatangkan dari luar negeri.

Tingkat kenaikan dollar yang mecapai level 11.000 atau sekitar 13 persen dalam satu bulan terakhir ini memang telah membuat efek yang cukup serius bagi industri otomotif nasional. Namun TAM seperti diungkapkan oleh General Manager Corporation, PR and aftersales servicesnya, Widyawati Soedigdo bila pihaknya masih terus melakukan study tentang trend tersebut.

Diungkapkannya bila pasokan stock yang tersedia pada Toyota Motor Manufacturing Indonesia hingga saat ini masih cukup besar yaitu sekitar 200.000 unit atau dua bulan masa penjualan. TAM pun cukup beruntung karena sejumlah tulang punggung mereka seperti All New Avanza maupun Kijang Innova diproduksi didalam negeri.

Kebijakan untuk mengevaluasi valuta asing dengan para suplier komponen mereka setiap tiga bulan juga menjadi langkah yang tepat disaat depresi seperti sekarang ini. Hal itu membuat mereka tidak semerta merta menaikan harga jual kendaraan meski ongkos produksi bertambah. Widyawati pun menegaskan bila untuk bulan September ini dipastikan harga OTR Toyota tidak akan naik.

Adapun kenaikan yang terjadi pada beberapa variant seperti Innova maupun All New Rush bukan disebabkan oleh melemahnya kurs kita terhadap valuta asing, melainkan karena adanya penambahan sejumlah feature serta kelengkapan lainnya.

Sebagai brand automotif dengan penjualan terbesar di tanah air, TAM cukup optimis dengan pemasaran line up kendaraannya. Hal ini terlihat dengan Re launching Toyota Agya yang merupakan project low cost green car mereka yang dijadwalkan akan berlangsung pada hari Senin 9 September 2013 ini.

One Response

  1. Dear Management Toyota Indonesia
    Saya berharap bula oktober juga belum ada kenaikan Harga Toyota Kijang Innova
    Terima Kasih

    Best Regard’s

    Double Jot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *