grand new veloz vs ertiga dreza 2016

Grand New Veloz vs Suzuki Ertiga Dreza, menarik bukan? Ya setelah membahas secara garis besar para pesaing Toyota Avanza, kini kita akan sedikit lebih spesifik mengulas mengenai rivalitas diantara kedua variant tertinggi dari MPV murah ini. Mengapa Dreza yang dipilih sebagai komparator Veloz? karena menurut data terupdate di bulan Januari 2016 kemarin, mobil keluarga Suzuki ini memiliki tingkat penjualan paling mendekati MPV kesayangan kita ini.

Meski dibilang mendekati, namun secara statistik, selisih angka penjualan Ertiga dan Avanza cukup tajam, kalau tidak bisa dibilang jomplang. Mau bukti, sepanjang 1 – 31 Januari lalu, jagoan utama dari Suzuki Indomobil Sales itu laris manis di pasaran sebanyak 3.543 unit, memang sekilas jumlah tersebut jauh meninggalkan lawan – lawannya seperti Mobilio (2.904) bahkan kembaran Avanza yakni Daihatsu Xenia pun terlewati karena hanya mampu melego sejumlah 2.499 buah unitnya pada bulan pertama tahun 2016.

Lalu bagaimana dengan Avanza sendiri, kita tidak perlu sombong tentunya, namun jujur saja, bila kita kalkulasikan penjualan Ertiga, Xenia dan Mobilio dijadikan satu pun masih jauh dari perolehan Grand New Avanza dan Grand New Veloz pada bulan lalu yang menembus angka 9.370 buah kendaraan di seluruh Indonesia atau nyaris 3 kali lipat dari perolehan Ertiga.

Jadi apa yang akan kita bandingkan dari Ertiga dengan Avanza atau Veloz? Tentu tidak adil bila hanya membandingkan secara statistik saja, agar fair mari kita mengulas apa saja kelebihan serta keunggulan masing – masing produk tersebut agar kita mengetahui lebih jelas mengapa Avanza hingga kini predikat sebagai mobil sejuta umat sekaligus gelar MPV terlaris di seluruh nusantara masih aman dalam genggaman mobil kebanggaan keluarga Indonesia tersebut.

Harga Grand New Veloz vs Ertiga Dreza

To the point saja yah, tak bisa dipungkiri harga adalah salah satu pertimbangan utama saat hendak memilih produk kendaraan, khususnya mobil yang ditujukan untuk pasar menengah. berkaca dari hal itu, sekarang manakah yang paling mahal diantara variant termewah MPV murah ini sebenarnya?

Mulai dari Ertiga Dreza, variant dress up ini dijual dari rentang harga 216,9 juta untuk variant standar bertransmisi manual hingga 236,5 juta Rupiah untuk type Dreza GS automatic yang merupakan tipe tertingginya. Untuk Grand New veloz kita langsung saja menilai dari takarannya mengingat mobil ini memiliki begitu banyak pilihan type untuk dimiliki, harga termurahnya yakni Veloz 1.3 M/T dijual seharga 204, juta sedangkan untuk memiliki model teratasnya yang bernama Grand New Veloz 1.5 A/T keluarga Indonesia cukup mengeluarkan dana 226,9 juta saja.

Spesifikasi Ertiga Dreza Vs Grand New Veloz

Mengutip dari situs resmi Suzuki, mobil Ertiga Dreza terbaru masih mengusung mesin K14B plus Drive by Wire berkapasitas 1.4L. Suzuki menyebut dapur pacu yang dipakai bersama dengan Swift hatchback itu mampu mengeluarkan tenaga sebesar 92ps pada 6000 rpm dengan torsi berkisar di angka 130 Nm pada 4000 rpm. Seperti juga seluruh anggota keluarganya yang lain, Dreza memanfaatkan sistem penggerak roda depan alias Front Wheel Drive.

Sebagaimana disinggung diatas, sang Velocity memberikan pilihan mesin berkapasitas 1.3L dan 1.5L. Type 1.3L yang memiliki kapasitas silinder 1.329cc saja mampu menghasilkan tenaga lebih besar dari yang dihasilkan seterunya asal Suzuki itu yakni 96,5ps/4000 revolution per minute (RPM) begitu pula dengan torsinya yang mampu menyentuh angka 12.3kgm pada saat jarum speedometer menunjukan putaran mesin mencapai 4.200 rpm.

Wah kalau type bermesin “kecilnya” saja sudah mampu menghantarkan tenaga yang demikian dahsyat, lalu bagaimana dengan variant bermesin 1.5L? Well harap kencangkan sabuk pengaman anda karena mesin IL 4 Cylinder DOHC milik Grand New Veloz sanggup melesatkan daya hingga 104ps/6000rpm sementara torsinya bisa digeber sampai dengan tingkat 13,9kgm per 4200r, sangat ideal untuk mobil berpenggerak roda belakang seperti Avanza Veloz.

Tenaga besar berarti boros dong? Wah itu pandangan era kolonial mungkin, karena di era modern seperti saat ini Toyota telah menghasilkan beragam teknologi yang mampu mengefisiensikan pemakaian bahan bakar tanpa mengorbankan performa kendaraan.

Salah satu teknologi tersebut bernama dual VVT-i atau Varaible Valve Timing inteligent yang dengan cerdasnya mengkolaborasikan intake dan exhaust hingga kinerja mesin lebih optiomal, teknologi ini juga terhubung dengan Electronic Control Module untuk mengontrol akurasi buka tutup katup secara efektif dengan demikian pemakaian bahan bakarnya pun kian efisien.

Eksterior dan Interior Ertiga Dreza

Seperti namanya, dress up, Ertiga Dreza memang tampak berdandan habis – habisan. Secara kasat mata saja bisa dilihat bila variant terbaru ini berbeda jauh dengan klan Ertiga lainnya khususnya pada bentuk facia depan dimana terdapat upper grill besar serta lower grill memanjang dengan aksen seperti tersenyum (smilling grill), perbedaan yang cukup mencolok lainnya adalah ornamen krom yang kini lebih ditonjolkan menghias permukaan body Dreza mulai dari tampak muka hingga buritan.

eksterior ertiga dreza vs veloz

Di bagian dalamnya, Dreza juga bersolek dengan menggunakan material fabric dengan tekstur baru sebagai pelapis kursi – kursinya, Suzuki juga memberikan sedikit sentuhan bernuansa kayu pada dashboard serta trim pintu. Sedangkan pembeda dari variant dibawahnya jelas adalah fitur AVN atau audio video navigation dengan layar sentuh dan tweeter speaker, oh ya, fitur ini tersedia hanya pada tipe Dreza GS.

Eksterior dan Interior Grand New Veloz

Bila Dreza tampil agresif dengan karakter grill besarnya, maka andalan TAM ini justru tampak lebih calm dan smooth, bahkan sekilas terlihat lebih bersahaja dibanding saudaranya “Grand New Avanza” yang kini justru mengeksplorasi grill atas lebar pada facia depannya.

eksterior grand new veloz vs ertiga dreza 2016

Namun tampilan terbaru Veloz ini dinilai lebih wise dan ekslusif menandakan para penggunanya merupakan kalangan yang lebih percaya diri dengan mengandalkan kualitas dibanding eksplorasi penampilan. Meski demikian Veloz tidak sepenuhnya meninggalkan kesan sporty, karakter khas ini terlihat jelas pada model rear combination lamp, garis body yang lebih halus hingga rear reflector yang secara efektif mampu memantulkan cahaya pada siang hari.

Kemewahan layaknya variant tertinggi ditampilkan melalui nuansa warna hitam elegan yang mendominasi bagian interior Grand New Veloz mulai dari kursi – kursi, panel dashboard, trim hingga plafon atap. Type 1.5L kini dilengkapi gagang kemudi model 3 spoke dengan balutan kulit ekslusif, fitur entertainment disajikan melalui teknologi audio video lengkap dengan 6.1 inch touch screen monitor, koneksi Bluetooth serta iPod.

Fitur Keselamatan berkendara

Nah untuk faktor yang satu ini komitmen Toyota serta Suzuki patut kita acungi jempol. Kedua manufaktur itu sepakat bahwa keselamatan penumpang merupakan yang paling utama, baik Grand New Veloz dilengkapi beragam safety features yang bisa dikatakan terdepan dikelasnya mulai dari sistem pengereman ABS dan EBD, pretensioner seatbelt, Dual SRS Airbags hingga side impact beam.

Satu catatan penting disini adalah Grand New Avanza telah mendapats ertifikasi resmi berstandar 4 bintang dari Asean NCAP yakni lembaga yang dipercaya menguji tingkat keselamatan berkendara bagi pengemudi maupun penumpang dalam sebuah produk kendaraan modern.

Taste, ya selera memang akhirnya menentukan pilihan konsumen. Melihat komparasi Grand New Veloz vs Ertiga Dreza diatas dapat disimpulkan bila kedua mobil tersebut mempunyai keunggulannya tersendiri baik dari sisi desain, teknis hingga fitur.

Namun bila bicara value, tentu kita tak bisa mengesampingkan fakta bahwa harga jual mobil Avanza atau Veloz hingga saat ini masih yang tertinggi dikelasnya pada bursa mobil second hand, hal ini menambah benefit dari sisi ekonomis bagi pengguna mobil keluarga Toyota ini.

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *