mpv lcgc toyota tampak samping 1

MPV LCGC Toyota – Apa jadinya bila Toyota menghadirkan produk mobil keluarga murah yang bahkan lebih murah dari Avanza yang menjadi variant MPV paling murah dari manufaktur terbesar dunia itu saat ini? Bisa dipastikan dominasi Toyota Astra Motor sang ATPM sekaligus distributor dari pabrikan asal Jepang itu di segmen mobil keluarga multifungsi akan kian tak terbendung lagi.

Kehadiran MPV LCGC Toyota tampaknya sudah lebih dari sebuah wacana namun telah menjadi rencana yang dipersiapkan secara matang oleh Toyota serta rekanannya yakni Daihatsu. Betul sekali, produk baru ini nantinya digadang – gadang akan menjadi produk kembar atau identical twin product dari dua manufaktur raksasa itu setelah duet fenomenal Avanza – Xenia di segmen LMPV, Rush dan Terios dikelas LSUV serta Agya – Ayla untuk segmen citycar LCGC.

Kabar tersebut kian santer setelah diketahui bila produk LCGC MPV ini telah didaftarkan pada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dalam situs TPT (Tanda Pendaftaran Tipe Otomotif) online Kemenperin yang merupakan persyaratan kendaraan yang akan diproduksi di Indonesia. Dengan demikian baik Toyota maupun Daihatsu telah berhak memproduksi calon produk terbarunya tersebut.

Saat ini baru ada satu produsen yang turun di kelas LCGC 3 baris kursi di Indonesia, hadirnya Calya serta Sigya sudah pasti akan merubah peta persaingan di segmen anyar ini bahkan kemungkinan besar Calya juga akan merebut pangsa pasar terbesar di kelas ini sebagaimana yang dilakukan oleh “kakak – kakaknya” di berbagai tingkatan diatasnya.

Harga mobil Toyota Calya sendiri belum bisa diprediksikan secara pasti, namun rumor yang beredar saat ini Calya akan dipasarkan dalam dua buah model dengan kisaran harga mulai dari 129 hingga 149 juta Rupiah untuk penjualan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga yang sangat masuk akal dan pastinya sangatlah terjangkau oleh konsumen termasuk konsumen menengah sekalipun.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Toyota akan hadirnya mobil keluarga murah berkomposisi 5+2 kursi ini namun kabarnya sejumlah dealer resmi Toyota sudah mulai membuka pemesanan atau pre order untuk calon flagship anyarnya itu dengan booking fee disebut – sebut cukup dengan 5 jutaan saja.

Tidak ada informasi detail mengenai spesifikasi Toyota Calya terbaru ini namun beberapa sumber menyebut bila MPV LCGC ini akan menggunakan platform milik Agya sebagai basis dasarnya, sementara untuk sumber tenaga akan mengadopsi dapur pacu berseri 3NR FE berkapasitas 1.2L, jantung mekanik yang juga terpasang pada Toyota Etios Valco itu sudah dilengkapi teknologi dual VVT with inteligent hingga membuat tenaga uang dihasilkan lebih optimal sekaligus lebih irit bahan bakar dan mengurangi kadar emisi gas buangnya.

Untuk sistem transmisinya kabarnya Toyota akan menawarkan dalam opsi transmisi manual standar dengan 5 tingkat percepatan serta 4 speed automatic transmision. Selain itu Toyota juga akan menyematkan sejumlah fitur serta teknologi pada Calya beberapa diantaranya adalah fitur airbags, immobilizer, Isofix, double blower air conditioner serta audio system with bluetooth connection.

Walau kabar kehadiran MPV LCGC ini sudah membuat heboh jagad internet, namun bentuk dari calon MPV LCGC ini sendiri masih gelap belum ada rendering gambar yang tampil di media online, namun dipastikan dimensinya akan sedikit lebih besar dibanding Agya namun lebih ringkas dari Avanza. Sejumlah sumber memperkirakan desain eksterior mobil Calya akan mengambil inspirasi dari model konsep mini MPV milik Daihatsu bernama UFC2 yang cukup futuristik itu.

Konon Toyota akan memperkenalkan atau bahkan sekaligus meluncurkan jagoan barunya itu melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show yang akan digelar pada bulan Agustus 2016 mendatang. Rumornya pada ajang yang merupakan event otomotif terakbar di Asia Tenggara itu TAM juga akan meluncurkan secara resmi Toyota Agya facelift.

Toyota Calya Akan Diproduksi Oleh TMMIN Di Indonesia

Bila memang TAM akan menghadirkan MPV LCGC bernama Calya maka hal itu semakin membuat sejumlah kompetitor mereka kian terancam. Bagaimana tidak, dengan sejumlah line up andalannya yang hadir saat ini saja TAM sudah demikian perkasa di kelas paling prestisius dalam industri kendaraan bermotor nasional tersebut.

Produk keluaran Toyota menguasai pasar dalam tiap kategori segmen ini mulai dari kelas MPV murah alias LMPV yang dikuasai Avanza dan Veloz, Kijang Innova di kelas medium, Nav1 untuk high MPV hingga Toyota Alphard yang merupakan icon sekaligus raja di grade premium luxury MPV, belum lagi sang pendatang baru bernama All New Sienta yang sudah menunjukan indikasi akan menuai kesuksesan yang sama dengan para “seniornya” tersebut.

Hebatnya, selain Alphard dan Nav1, semua produk mobil MPV Toyota semuanya diproduksi sendiri di dalam negri oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia melalui tenaga ahli dan tangan terampil anak bangsa serta tentu saja dengan komponen serta spareparts yang sebagian besar merupakan buatan lokal.

Calya juga Sigya yang notabene akan turun di kelas mobil murah hemat energi dan ramah lingkungan alias LCGC sudah barang tentu juga akan dirakit sendiri di tanah air baik oleh TMMIN maupun Astra Daihatsu Motor mengingat salah satu persyaratan mutlak dari regulasi LCGC adalah harus diproduksi di dalam negeri.

Hal tersebut sejalan dengan konsep serta tujuan dari kehadiran genre itu sendiri yakni untuk memberikan alternatif model kendaraan bermotor yang lebih terjangkau oleh rakyat, lebih ramah lingkungan dan hemat energi serta transfer teknologi untuk mendukung upaya mewujudkan cita – cita menjadikan Indonesia sebagai negara produsen otomtoif yang disegani di tingkat global.

Sebagai produk LCGC atau KBH2, tentunya komposisi komponen lokal dari Calya akan jauh lebih dominan dibanding produk Toyota lain yang juga diproduksi di tanah air. Sebagai perbandingan, Agya yang merupakan LCGC pertama Toyota memiliki kandungan komponen lokal mencapai 88 persen, sementara All New Kijang Innova yang merupakan salah satu dari 3 model product IMV Toyota selain New Fortuner serta Hilux mempunyai kompisisi spareparts lokal sebesar 85 persen komposisi yang kurang lebih sama juga terdapat pada Grand New Avanza serta kompatriotnya Grand New Veloz.

Saat ini Toyota Indonesia pun semakin mendapat kepercayaan dari pihak principal mereka yang berhome base di Jepang untuk menjadi basis produksi untuk sejumlah model unggulan, hal ini dipertegas dengan kian masifnya investasi yang ditanamkan oleh Toyota Motor Corp untuk membangun infrastruktur serta membina sumber daya manusia juga transfer teknologi di Indonesia.

Meskpun rencana kedatangan Calya sudah memberi angin segar di tengah konsumen, namun di lain pihak ada kekhawatiran bila kehadiran Calya nantinya akan menggerus pasar Avanza atau sebaliknya Calya justru tidak mampu bersaing dengan seniornya tersebut, namun dengan pengalaman sebagai produsen otomotif paling sukses dalam sejarah industri kendaraan bermotor di Indonesia, TAM tentunya telah memiliki strategi dan pertimbangan yang sangat matang bila memang mereka nanti menghadirkan MPV murah Toyota Calya LCGC ini di tanah air.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *