deddy mizwar kick off toyota eco youth 2016

Bandung mendapat kehormatan sebagai kota pembuka untuk kick off satu dekade Toyota Eco Youth. Dipilihnya ibukota Jawa Barat ini sebagai kota pertama dari peringatan 10 tahun TEY karena pada tahun lalu peserta asal kota kembang ini yakni SMAN 19 Bandung berhasil keluar sebagai pemenang Best of The Best melalui project yang diberi tema “Babarengan Mengurangi Polusi Dengan Berinteraksi”.

Kick off 1 dekade TEY ini sendiri bertempat di Gedung Sate, Bandung pada hari Selasa 29 Maret 2016 kemarin. Hadir dalam prosesi tersebut adalah Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar serta Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Made Dana Tangkas.

Dalam sambutannya, Wagub Jabar memberikan apresiasi atas komitmen Toyota Indonesia akan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Lebih lanjut, pemeran Nagabonar Jadi 2 itu memberikan pujian terhadap para pelajar yang mengikuti program ini, menurut Dedy apa yang dilakukan pelajar sangatlah positif untuk menyelamatkan bumi di masa depan demi generasi masa mendatang.

Setelah kick off di Bandung, sosialisasi TEY 2016 dilaksanakan di Jakarta pada 31 Maret kemarin dengan dihadiri perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI. Setelahnya salah satu program CSR Toyota bidang edukasi dan lingkungan hidup ini juga akan melakukan sosialisasi di kota – kota besar lain di Indonesia yaitu, Semarang, Makasar, Manado, Surabaya, medan serta Denpasar.

Toyota Eco Youth 2016 Bertema Ecosociopreneur

TEY adalah sebuah program dari TMMIN serta Toyota Astra Motor (TAM) yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat Indonesia khususnya para generasi muda akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

TEY tahun ini mengambil tema Ecosociopreneur yang merupakan kombinasi dari Ecopreneur yaitu wirasawsta yang peduli akan isu pelestarian lingkungan serta Sociopreneur yakni entepreneur yang membangun bisnisnya tak semata hanya demi keuntungan pribadi namun juga memiliki kepekaan sosial dengan membangun dan mengembangkan komunitasnya agar menjadi lebih memiliki daya saing.

Salah satu bagian dari program ini ialah kompetisi untuk para pelajar setingkat SLTA baik SMU maupun SMK untuk menghasilkan karya science (ilmiah) maupun social movement(non ilmiah). Melalui acara ini diharapkan pelajar mampu memberikan kontribusi nyata sekaligus untuk dalam membangun pola pikir bersahabat terhadap lingkungan.

Untuk kategori science, peserta diharapkan menciptakan karya produk yang memiliki dampak positif terhadap kualitas lingkungan serta komunitas di sekitarnya. Sedangkan untuk social movement para pelajar akan di dorong untuk membuat sebuah program atau aktifitas yang melibatkan masyarakat dalam berkontribusi langsung terhadap lingkungan di sekitar mereka.

Pada TEY tahun ini, TMMIN dan TAM menargetkan tak kurang dari 2500 proposal dari pelajar SLTA di seluruh negeri. Seperti pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, pemenang terbaik atau Best of The Best dari kedua kategori akan berkesempatan mengunjungi negara asal manufaktur nomor satu dunia ini yakni negeri Sakura, Jepang.

Pada intinya TEY 2016 bertujuan untuk mendorong terciptanya sistem ekonomi kreatif berbasis lingkungan hidup, hal ini untuk membuktikan bila upaya pelestarian lingkungan juga bisa memberikan dampak positif pada ekonomi.

Toyota berharap melalui program TEY dapat tercipta produk – produk yang dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus membangun paradigma serta gaya hidup yang lebih eco friendly di tengah masyarakat. hal ini sejalan dengan semangat Toyota Beyond Care yang selalu dikampanyekan oleh pabrikan ini diantaranya melalui produk yang lebuh rendah emisi dengan memanfaatkan sumber tenaga alternatif seperti mobil hidrogen Toyota serta mobil hybrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *