Fortuner kuasai pasar SUV januari september 2016

Spektakuler saja rasanya belum cukup untuk mendeskripsikan pencapaian Toyota Astra Motor di tahun 2016 ini. Hingga akhir triwulan ketiga, brand otomotif terbaik di nusantara tersebut telah membukukan retail sales nasional sebanyak 280.179 unit, dengan demikian TAM mencatatkan progress pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu hingga 18,7 persen dibanding prestasi penjualan mereka pada periode yang sama tahun 2015 lalu.

Dengan demikian produk – produk Toyota menguasai pasar otomotif nasional sepanjang Januari – September 2016 dengan market share mencapai 36 persen, naik. Jumlah tersebut jelas lebih dari cukup untuk memantapkan posisi TAM sebagai APM terlaris di Indonesia tahun ini mengingat jarak dengan rival terdekatnya terpaut sangat jauh, sebagai perbandingan posisi kedua hanya mampu menjual di bawah 160 ribuan unit produknya pada periode yang sama.

Semua catatan diatas jelas merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan setelah sebelumnya pabrikan ini dan semua manufaktur lain mengalami degradasi penjualan sejak tahun 2014 lalu. Toyota menjadi pelaku bisnis otomotif yang menunjukan trend kebangkitan paling nyata, ini adalah sebuah bukti resistensi TAM sebagai ATPM berpengalaman yang telah hadir di bumi pertiwi sejak lebih dari 4 dekade silam.

Kenyataan ini tampaknya membuat para pesaing mereka telah melempar handuk, rasanya tak mungkin untuk menggeser posisi TAM dengan selisih yang sangat mencolok itu di sisa 4 bulan terakhir tahun ini, terlebih trend penjualan mobil Toyota semakin agresif menjelang penutupan tahun penjualan. Melihat fakti ini jelas mencoba merebut posisi kedua di bawah Toyota merupakan hal yang paling realistis bagi produsen lain di negeri ini.

Segmen MPV Dan SUV Menjadi Kontributor Terbesar

Atas raihan yang telah di raih perusahaannya itu, Vice President PT. TAM, Henry Tanoto merasa bersyukur dan menyampaikan ungkapan terimakasih serta apresiasi tinggi pada para konsumen setianya di tanah air. Lebih lanjut sang VP menambahkan bila pencapaian ini terutama ditunjang oleh kinerja penjualan di segmen SUV dan MPV yang mengalami pertumbuhan sangat positif.

Produk – produk SUV Toyota mencatatkan progress kenaikan yang paling signifikan dengan penjualan ritel sebanyak 38,311 unit di 9 bulan pertama tahun ini tumbuh sekitar 33,9 persen dari tahun sebelumnya, dengan demikian mobil SUV Toyota mendominasi segmen ini dengan persentase market share sebesar 28 persen.

Toyota Fortuner mencatatkan pertumbuhan penjualan tertinggi di segmen ini, High SUV Toyota tersebut mampu terjual hingga 19.740 unit tumbuh lebih dari dua kali lipat atau tepatnya 112,9 persen dari pencapaian di periode yang sama tahun 2015, Fortuner pun menguasai pasar di kelasnya dengan market share hingga 44,7 persen. Sedangkan di kelas Low SUV, New Rush tetap stabil dengan kisaran penjualan di angka 18,571 unit.

Sementara kategori kendaraan keluarga masih menjadi primadona dengan total retail sales sebesar 171,786 unit tumbuh hingga 31,5 persen dari penjualan triwulan III 2015. Kontribusi tertinggi masih diberikan oleh dynamic duo Avanza – Veloz dengan sumbangan 101.458 unit. Kijang Innova juga tak mau kalah berkontribusi dengan penjualan retail mencapai 44.496 buah, ikon mobil keluarga Indonesia ini hampir menyapu bersih penjualan retail di kelasnya dimana market sharenya mencapai 95,5 persen.

Dua produk terbaru yang diluncurkan pada tahun ini yaitu All New Sienta dan Toyota Calya juga berperan aktif dalam kinerja penjualan produsennya. Meski baru diluncurkan pada bulan Agustus via Gaikindo Indonesia International Auto Show, Calya yang merupakan MPV LCGC pertama TAM berhasil menyumbangkan 17,631 sedangkan Sienta 5.379 unit.

Baca : Calya Primadona GIIAS 2016

Prestasi yang diraih oleh produk – produk Toyota langsung memberi dampak positif pada pertumbuhan industri otomotif nasional. TAM memimpin laju penjualan mobil di tanah air yang tumbuh 2.4 persen yaitu sebesar 778.540 pada Januari hingga September 2016 naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 760.015 unit. Henry memprediksikan angka tersebut akan tumbuh hingga mencapai kisaran 3 – 5 pern di akhir tahun ini.

Bagi Toyota sendiri kinerja penjualan mereka selama triwulan III 2016 telah melampaui target yang dicanangkan pada awal tahun yang sebesar 33 persen, Henry berharap performa penjualan positif ini dapat dipertahankan hingga akhir Desember mendatang dengan market share setidaknya berada di angka 35 persen dari total penjualan mobil di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *